Pada pagi itu pak Rudi pergi ke sebuah perusahaan dimana dia dipanggil untuk
test wawancara untuk menjadi karyawan di Perusahaan tersebut. Saat dalam
antrian panggilan untuk test, pak Rudi menyempatkan diri ke toilet untuk
sekedar membersihkan muka dan mencuci tangan, karena beliau menggunakan
kendaraan umum sehingga banyak debu jalanan yang ingin beliau hilangkan.

Saat di wastafel, beliau melihat wastafel tersebut kotor dan sedikit disana
sini ada kerak kerak porselen, dan disamping wastafel itu ada sikat gigi
bekas yang terlihat tak terpakai. Tanpa berfikir panjang, pak Rudi
membersihkan wastafel tersebut dengan sikat gigi bekas yang beliau temukan.
Dan ternyata tanpa beliau sadari ada orang lain disamping beliau yang
melihat perbuatan Pak Rudi tersebut, yang tak lain orang tersebut adalah
orang HRD, dan orang itu yang akan mewawancara Pak Rudi.

Ketika Pak Rudi ada di Ruang test, beliau langsung ditanya oleh sang HRD

” Pak, tadi saya lihat pak Rudi membersihkan wastafel dengan sikat gigi
bekas, boleh saya tahu, apa tujuan bapak melakukannya, padahal bapak datang
kesini bukan untuk wawancara karyawan office boy, atau cleaning service, dan
yang pasti…. bapak belum tentu kami terima sebagai karyawan di perusahaan
ini…”

” Saya melakukannya karena saya ikhlas melakukannya, dan hal itu terlepas
dari masalah apakah saya akan diterima atau tidak diperusahaan ini, dan
terlepas dilihat orang atau tidak saya melakukannya. Karena saya yakin Allah
melihat apa yang saya kerjakan…. ”

Apakah anda tahu, siapa yang diterima diperusahaan itu? ya… tentu saja pak
Rudi lah orang nya…

Angle priciple, prinsip malaikat, dimana malaikat adalah mahluk yang terbuat
dari cahaya, dimana cahaya itu tidak pernah memilih… Mungkin anda sekarang
bisa melihat lampu yang ada dikantor anda, atau dimana saja, atau mungkin
matahari yang ada diluar sana. Perhatikan sedikit lampu atau matahari yang
ada, dimana menyinari setiap benda, orang dan semua yang ada… tak peduli
apakah orang tersebut baik, jahat, kaya atau miskin.. tetap dibuatnya terang
agar bisa terlihat…

sedikit oleh oleh dari ESQ,

rediyans

Demi matahari dan sinarnya di pagi hari
Demi bulan apabila ia mengiringi
Demi siang hari bila menampakkan dirinya
Demi malam apabila ia menutupi

Demi langit beserta seluruh binaannya
Demi bumi serta yang ada di hamparannya
Demi jiwa dan seluruh penyempurnaannya

Allah mengilhamkan sukma kefasikan dan ketaqwaan
Beruntung bagi yang mensucikan-Nya
Merugi bagi yang mengotori-Nya

QS Asy-Syam : 1-10
( source : milis syiar islam )

Leave a Reply