mi blogs

February 29th, 2008

financial intelligence

Posted by mare in Uncategorized

Mengatur uang? kelihatannya seperti itu adalah hanya hak dari orang dengan penghasilan yang lebih dari mencukupi. Diatur oleh uang mungkin term yang lebih cocok untuk menggambarkan keadaan sebagian dari kita ( termasuk saya tentunya ). Hidup dari gaji satu ke gaji yang berikutnya ( living from paycheck to paycheck ) adalah lingkaran yang sangat susah di putuskan. Dan perlu waktu yang lama untuk saya menyadari bahwa kesalahan seperti ini seharusnya bisa diatasi. Beberapa hari ini saya lagi membaca buku tentang Money and happiness karya Laura Rowley, dan memang banyak hal yang ternyata belum saya sadari,, Financial intelligence mungkin agak baru dibandingkan intelligence yang lain tapi ilmu ini mungkin adalah hal yang sangat penting untuk diketahui oleh semua orang walaupun uang mungkin ngga terlalu banyak.Anda bisa mengunjungi website Laura Rowley di www. money and happiness.com 

February 27th, 2008

hari ini sudah ngapain aja di internet.. ?

Posted by mare in Uncategorized

1. update beberapa themes nya K37.org, beberapa themes ternyata ngga kompatibel dengan WpMu
2. masangin shoutbox di blognya arie
3. mau balikin hapenya puput yang keblokir
4. jalan-jalan blogwalking.. eh blognya devi udah keupdate ya..kemana aja yah kemarin2
5. download.. ebooks ( dapet harry potter indo, pc mags dll )
6. kiriman Ubuntu udah dateng kemarin, tapi sama aja yah.. Gutsy gibbon juga .. hehehehe

February 19th, 2008

semangat memberi

Posted by mare in Uncategorized
  •  Terkesan juga dengan tulisannya Arie yang merasakan bahagianya berbagi dengan orang lain. Terkadang saya juga ingin memberi orang lain lebih dari sekedar uang receh, tidak .. saya tidak senang memberi kepada orang yang tidak mau berusaha tetapi selalu meminta. Contoh nyata kalau anda lewat jalan Kutai di Surabaya kadang kala disana lewat seorang pemuda yang tinggi tegap, berbadan sehat tetapi dengan tanpa malu menadahkan tangan di setiap kaca mobil. Sementara kalau anda pernah lewat perempatan Ngesong ada seorang anak kecil dengan tubuh yang kurus meminta di terik matahari dan  ibunya mengawasi dari jauh.. sungguh membuat hati geram tapi tidak berdaya. 
  • Beberapa hari yang lalu, di sela deru bis yang baru datang di terminal bungurasih, saya yang sedang menunggu Anna di depan terminal, melihat suatu peristiwa yang mungkin jarang terlihat. Seorang pengemis tua yang tergolek lemah di trotoar mungkin adalah pemandangan yang terlalu biasa untuk mata kita. Keinginan untuk memberikan uang dengan sopan kadang-kadang dikalahkan dengan perasaan takut atau sungkan  sehingga saya seperti juga orang lain yang sering melewati trotoar itu hanya melemparkan uang ke mangkuk di depannya. ” Toh saya sudah memberi, dan mudah-mudahan pahala segera datang ” mungkin begitu pikiran mereka (  termasuk saya ).  
  •  Tetapi hari itu, di tengah hembusan angin bulan februari yang menusuk tulang, ketika semua orang berjalan dengan cepat dan hampir semua orang berlalu dengan cepat. Saya yang harus menunggu memilih berlindung di balik pohon sengon sambil memperhatikan orang-orang yang lewat. Seorang ibu dengan keranjang lusuh dan muka yang tertutup kain, pakaiannyapun  tidak lebih baik dari pengemis tua yang ada dihadapannya. Saya menduga ia seorang pemulung karena membawa keranjang dan besi panjang untuk mengais sampah, ia berjalan pelan dan berhenti di depan  pengemis itu. Ia berjongkok di depannya ,  mengeluarkan bungkusan berisi makanan dan memberikannya dengan hormat kepada pengemis itu. Ia tidak mengacungkan bungkusan tersebut, tetapi mendekapkan tangan pengemis itu ke bungkusan dengan keikhlasan. Tak sepatahpun kata yang terucap, yang terjadi hanya sebuah adegan bisu tentang penghormatan dan kerelaan. Sang ibu berdiri dan lalu berlalu dengan cepat, ia berjalan melewati saya dan dari matanya saya melihat kebahagiaan yang nyata.   
  • February 14th, 2008

    angin savana

    Posted by mare in Uncategorized

    tanyalah pada sang angin dan dia tidak akan menjawabmu
    disini bukanlah tempat engkau akan bertanya pada angin, disini adalah tempat dimana engkau harus mendengarkan dirinya. Mendengarkan dan mengerti tentang dirinya, walaupun hatimu bergejolak tetapi di rumahnya engkau adalah tamu dan dia adalah tuan rumahnya.

    Saya dari dulu adalah fans dari sava , yang punya blog disini
    Tulisannya sekarang memang ngga terlalu banyak, mungkin kareana kesibukan tetapi bila kita lihat archivenya tahun 2003 - 2004 banyak sekali tulisan yang bermakna.

    February 10th, 2008

    my stumbled upon link

    Posted by mare in Uncategorized

    beberapa url yang saya temui hari ini

    curtis page , Curtis stone adalah seorang chef yang dapat mengajarkan resep-resep sederhana untuk dipraktekkan di rumah.
    Brain basher lagi senang main asah otak di web ini
    Celeb dumbest qoutes yah beginilah kalau beauty dan brain saling mengalahkan

    February 8th, 2008

    Wandering Scribe

    Posted by mare in Uncategorized

    41tsar35sll_aa240_.jpghari ini baru membeli reader digest edisi februari dan ada sebuah artikel yang menurut saya sangat bagus. Artikel ini tentang Anya Peters, seorang asisten konsultan wanita di Inggris, yang terlibat dalam hubungan yang tidak sehat dengan teman prianya. Setelah memutuskan lari dari teman prianya, ia dihadapkan pada kenyataan bahwa ia kehilangan pekerjaan, dan juga teman-temannya. Lelah dengan sewa rumah yang semakin mahal, ia pun memutuskan untuk tinggal di dalam mobilnya. Setelah berbulan-bulan hidup mengembara, ternyata tidak ada peningkatan yang berarti dalam hidupnya. Semua lowongan pekerjaan ternyata membutuhkan sesorang memiliki alamat tetap untuk dihubungi, sehingga tanpa pekerjaan ia pun semakin tidak berdaya. Setelah tanpa sengaja mendaftarkan diri pada sebuah layanan blog ia mulai menuliskan tentang hal-hal yang ditemuinya selama hidup di dalam mobil. Tak diduga respon dari seluruh dunia sangat luar biasa, bahkan berita itu sampai ke acara TV nasional dan penerbit yang berminat menerbitkan buku berdasarkan blognya. Sampai sekarang walaupun tidak lagi hidup di dalam mobil, anya masih meneruskan menulis blognya ( the wandering scribe ). you can visit her blog here

    mi blogs is using WP-Gravatar