masih tentang money and Happiness, buku yang masih saya baca sampai sekarang, tentang prioritas dalam hidup. Bila selama ini saya merasa kebahagiaan adalah dengan memiliki uang yang lebih banyak maka sekarang saya merasa itu hanya 50 % benar dan 50 % salah paham ( misunderstood ). Tentu saja dengan uang yang lebih banyak tagihan-tagihan bisa segera dilunasi, bisa membeli apapun yang diinginkan,bisa bepergian ke tempat-tempat wisata, menonton bioskop lebih sering, internetan lebih lama dll. Jawabnya iya. saya akan lebih bahagia dengan uang yang lebih banyak.Tetapi kembali ke dunia nyata dimana uang tidak bisa dibayangkan ketersediaannya, selalu ada keperluan yang mendadak, keluarga yang jatuh sakit, acara keluarga dll. Dan kembali lagi kepada prioritas ternyata yang coba disampaikan oleh penulis buku ini prioritas adalah kekuatan yang seharusnya berada diatas uang dan kebahagiaan kita. Prioritas, Saya coba membuat list seperti yang disarankan di buku ini
- keinginan : saya ingin membeli sebuah baju baru, beberapa orang teman mulai memberikan keluhan mengenai penampilan saya.prioritas : Mungkin sebuah baju murah di saat sale bisa dibeli, tetapi baju lama juga masih banyak dan saya bisa mencoba mencuci dan menyeterika agar lebih rapi.
- keinginan : Komputer dirumah yang sekarang sudah tidak cepat lagiprioritas : komputer sebaiknya disesuaikan dengan penggunaannya, game toh sekarang juga ngga terlalu suka dan komputer lambat karena softwarenya yang perlu resources komputer cepat, mungkin saya bisa mencari software yang lebih sepadan.
- keinginan: saya perlu kamera digital, atau hp berkamera atau apa saja yang bisa mengambil gambar.Prioritas : Sekali lagi adalah kegunaan, apakah yang akan saya lakukan dengan kamera ? banyak orang yang saya ketahui mempunyai hp canggih merasa bosan dengan hp yang mereka miliki hanya dalam waktu beberapa hari.
Mengerti tentang prioritas dan bersikap optimis adalah kunci dari kebahagiaan dan kontrol terhadap uang. see you around again